Skip to content

Lawan Kanker dengan Bawang Putih!

Mei 16, 2009

Dalam masyarakat modern bawang putih (Allium sativum) dipercaya dapat mencegah serangan jantung, penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, kadar gula darah, mengurangi tukak lambung, penawar racun, pembunuh bakteri/jamur/parasit, pengikat radikal bebas, dan banyak lagi yang lain. Benarkah bumbu masakan sehari-hari ini dapat menyembuhkan kanker juga?

Berbagai studi memang menunjukkan kemampuan bawang putih dalam mencegah dan mengobati kanker, terutama yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia berbahaya, seperti kanker prostat, perut, kolorektal (usus dan dubur), payudara, liver, kulit, dan paru-paru.

Bawang Putih Melawan Kanker

Zat-zat aktif dalam bawang putih antara lain vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, karoten, dan selenium. Yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur seperti diallyl sulfide, diallyl disulfide, diallyl trisulfide, S-allyl cysteine, S-allylmercaptocysteine, allicin, dan ajoene. Zat-zat tersebut mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga memblokir aflatoxin, azoxymethane, benzo(a)pyrene, dan lain-lain, yang kesemuanya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker).

Pada tahap berikutnya komponen-komponen tersebut dapat mencegah mutasi gen, menghambat proliferasi (pertumbuhan/pembelahan) sel-sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak, bahkan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).

Di sisi lain bawang putih juga berperan sebagai antioksidan, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membunuh kuman Helicobacter pylori yang dapat memicu berbagai macam kanker perut.

Cara Mengkonsumsi

Sudah tentu kerja zat-zat aktif bawang putih itu tergantung pada banyak hal, misalnya tanah di mana bawang putih itu tumbuh (berpengaruh pada kadar zat-zat aktif bawang putih), komposisi zat makanan lain yang dikonsumsi bersamaan dengannya, juga cara mempersiapkan dan mengkonsumsi bawang putih itu sendiri. Kombinasi dengan selenium, asam lemak tertentu (misal asam linoleat), dan vitamin A, dapat meningkatkan kemampuan bawang putih untuk menghambat proliferasi dan meningkatkan apoptosis.

Tetapi perlu disadari bahwa proses pengolahan bawang putih dapat mematikan daya kerja zat-zat antikanker itu. Satu menit saja diproses dalam microwave, hilanglah khasiat bawang putih sebagai antikanker. Begitu juga kalau dipanaskan dalam proses pemasakan lain. Jadi bagaimana? Haruskah bawang putih itu ditelan mentah-mentah?

Ternyata sederhana saja. Hancurkan bawang putih (digeprak, diiris tipis, atau diuleg) kemudian biarkan selama 15 menit sebelum dimasak (digunakan sebagai bumbu masak). Dalam waktu 15 menit itu terjadi reaksi kimia yang mengaktifkan zat-zat antikanker golongan allyl sulfur di atas, yang tidak rusak walau dimasak. Tetapi kalau setelah dihancurkan langsung dimasak, reaksi kimia itu tidak terjadi, otomatis khasiat antikankernya hilang.

Kalau mau, bawang putih juga boleh dikonsumsi mentah. Tapi tetap saja harus dihancurkan dulu dan dibiarkan selama 15 menit. Lalu bagaimana kalau bawang akan disajikan utuh, misalnya dalam acar? Cukup kupas kemudian  potong sedikit ujung-ujungnya. Lumayan, masih memiliki khasiat antikanker walau tidak sebagus kalau dihancurkan.

Potensi Bahaya

Mudah sekali bukan, menggunakan bawang putih untuk pencegahan dan pengobatan kanker? Harganya murah dan mudah didapat pula. Tetapi waspadalah, bukan berarti bawang putih boleh dikonsumsi sembarangan. Jangan mengira bahwa semakin banyak mengkonsumsi bawang putih semakin baik hasilnya.

Dosis yang disarankan untuk konsumsi bawang putih adalah 4-5 gram bawang putih segar/hari (kira-kira 1-2 siung). Kalau terlalu banyak, selain menimbulkan bau tidak sedap pada nafas dan kulit, kadang menimbulkan alergi, gangguan pencernaan (muntah, diare, iritasi, produksi gas berlebihan), asma bronkial, dermatitis, mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah, juga mengurangi produksi sperma.

Terlalu banyak bawang putih meningkatkan resiko perdarahan karena kemampuannya dalam mencegah pembekuan darah. Karena itu pada penderita yang hendak atau baru saja menjalani pembedahan, konsumsi bawang putih sebaiknya dibatasi.

>> ke halaman Depan

Sumber: rumahkanker.com

Artikel Terkait:

About these ads
9 Komentar leave one →
  1. Mei 16, 2009 10:20 am

    SEMBUH DARI KANKER, rahasia sistem imun mampu melawan penyakit, Suplemen Kesehatan TF tidak hanya menyelamatkan hidup saya, tapi juga memberi harapan untuk hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang, ikuti kisah Dena Guidice sembuh dari kanker,semoga bermanfaat.

  2. mccall permalink
    Juni 12, 2009 12:33 pm

    The blog is fabulous & fantastic.I really enjoyed it.

    oakville dentist

  3. Roni Setyawan permalink
    April 12, 2011 10:22 am

    Saya terkena strauma colloid goiter yg mana ukurannya 3.9 cm sebelah leher kiri. Kira2x adakah obat herbal yg bisa menyembuhkan penyakit saya ini ?… Apakah bawang putih juga bisa ?.. Trims mohon informasinya.

    • Oktober 3, 2012 10:58 am

      sama pak, saya juga terkena penyakit itu, saya lagi coba berobat dengan biji saga

      • yunus permalink
        Februari 15, 2013 9:38 am

        Mas Jimmi salam kenal dari saya Yunus< saya juga menderita colloid goiter sejak tahun 2004 sampai sekarang belum sembuh. saya sdh coba berbagai bat herbal untuk tumor kanker tp belum menunjukkan hasil. Saya pengen tahun gimana perkembangan terapi mas Jimmi dengan biji Saga apakah sudah menunjukkan hasil positif? apakah ada yg jual ekstrak biji saga? thanx. mohon untuk infonya bisa PM : 085231944949. terima kasih banyak atas sharingnya

  4. Oky permalink
    Mei 14, 2011 12:58 pm

    Tlong berikan pencegahan yg pzti tntg kanker utamanya srviks…
    Sya tnggu infonya……TRIMS

  5. Lovely Jundurrohman permalink
    Desember 30, 2011 11:12 am

    trims buat ilmunya yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………..

  6. Oktober 13, 2012 10:44 am

    Untuk Terapi Nutrisi

Trackbacks

  1. Lawan Kanker dengan Bawang Putih! | Abu Abdurrohman Manado

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: